Madiun – Setelah rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang bulan suci, Festival Ramadhan 1447 H di SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur resmi ditutup pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan penutupan menjadi momentum refleksi sekaligus ungkapan syukur atas terselenggaranya berbagai program keagamaan, sosial, dan pengembangan karakter yang telah memberikan pengalaman bermakna bagi seluruh Taruna dan Taruni.
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur, Agus Supriyono, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, Taruna, Taruni, dan pihak-pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Ramadhan 1447 H. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa rangkaian kegiatan Ramadhan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik yang religius, disiplin, peduli, dan berintegritas.
Rangkaian penutupan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan Festival Ramadhan sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kreativitas, dan prestasi yang telah ditunjukkan selama kegiatan berlangsung. Momen ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik, keagamaan, maupun sosial.
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Agus Muhammad Salsaladin, Wakil Sekretaris PW Rijalul Ansor Jawa Timur sekaligus Pengasuh Majelis Ta’lim Futuhul Qolbi Trenggalek. Melalui tausiah yang inspiratif, beliau mengajak seluruh Taruna dan Taruni untuk menjadikan nilai-nilai Ramadhan sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta terus menebarkan manfaat di mana pun berada.
Dengan berakhirnya Festival Ramadhan 1447 H, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi Taruna dan Taruni SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Semangat “Ramadhan – Pendidikan Berdampak” diharapkan terus hidup dalam setiap langkah warga sekolah, menjadikan sekolah sebagai pusat keberkahan, pembentukan karakter, dan ladang ibadah yang melahirkan generasi patriot pemimpin masa depan yang beriman, berakhlak mulia, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara.



